close

Dijadikan Pilot Project Smart Card Dinas Pendidikan, Ini Prestasi dan Sarana SMPN 1 Sumenep

oleh -
SMPN 1 Sumenep

JURNALIS INDONESIA.ID, SUMENEP – Sekolah Menengah Pertama Negeri (SMPN) 1 Sumenep merupakan salah satu lembaga pendidikan di kota keris yang dijadikan pilot project Smart Card atau Kartu Cerdas oleh Dinas Pendidikan Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur.

Kartu Cerdas atau Smart Card sendiri adalah terobosan Dinas Pendidikan Sumenep untuk memajukan dan meningkatkan mutu pendidikan dalam menjawab tantangan yang serba digital. Konsepnya, Kartu Cerdas itu berfungsi sebagai absensi siswa dan tabungan siswa.

Kepala SMPN 1 Sumenep, Syaiful Rahman Dasuki kepada jurnalisindonesi.id mengaku memang mendapat kehormatan dari Dinas Pendidikan karena Sekolahnya dipilih ditunjuk sebagai pilot projects peluncuran dari program Smart Card atau Kartu Cerdas.

“Kartu Cerdas memang yang jadi pilot projects di SMPN 1 Sumenep, dan kami mendapat kehormatan dari Dinas Pendidikan yang ditunjuk. Saya rasa dalam penunjukan itu dari segi delapan standar pendidikan SMPN 1 Sumenep masih yang terbaik,” ucapnya. Rabu (4/12/2019).

Kepala SMPN 1 Sumenep, Syaiful Rahman Dasuki

“Misalnya sarana komputer di SMPN 1 Sumenep sudah 120 unit komputer yang terbagi di empat ruang komputer. Jadi satu ruang itu ada 30 komputer yang terdiri dari empat ruangan komputer yang dimiliki,” terangnya.

Selain dari pada itu, diungkapkan juga, SMPN 1 Sumenep sebagai sekolah kinerja. Jadi, di tahun 2019 ini mendapatkan penghargaan dari Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) sebagai sekolah kinerja.

“Dengan diberikan penghargaan berupa bantuan tablet komputer sebanyak 352 unit. ketika sebanyak alat IT digabung dengan kartu Smart ini akan menjadi kekuatan yang dahsyat. Dan ini mungkin yang menjadi acuan,” ungkapnya.

Menurutnya, khusus di Kabupaten Sumenep yang mendapatkan penghargaan sebagai sekolah kinerja oleh Kemendikbud itu hanya di SMPN 1 Sumenep.

“Jadi Sekolah kinerja ini, Sekolah yang memiliki prestasi yang oleh Kemendikbud diberikan penghargaan, karena Kemendikbud melihat Data Pokok Pendidikan (Dapodik), atas kinerja yang betul-betul memiliki penghargaan, baik siswanya, gurunya maupun Sekolahnya,” paparnya.

Karena disampaikannya, SMPN 1 Sumenep mempunyai Visi Misi, cerdas, terampil, berbudaya, relegius dan berwawasan lingkungan. Sehingga berbekal Visi itu, berbagai prestasi banyak yang di raih.

“Sebab, kami tidak ingin hanya bermain kata-kata dengan Visi tersebut, tapi kami ingin merealisasikan Visi itu dengan kemajuan pendidikan di Sumenep,” tegasnya.

“Bahkan, bapak kepala Dinas Pendidikan menyatakan, jadikan SMPN 1 Sumenep sebagai Sekolah yang betul-betul bisa berbicara di level Nasional,” katanya.

Lebih lanjut disampaikan, bahwa SMPN 1 Sumenep pada tahun sebelumnya menjuarai Olimpiade Sains Nasional (OSN) ditingkat Nasional.

“Tahun kemaren, SMPN 1 Sumenep di level Nasional kita dapat juara di OSN, dan mendapatkan perunggu,” ujarnya.

Pihaknya mengakui apa yang digagas oleh Dinas Pendidikan Kabupaten Sumenep merupakan terobosan inovasi yang sangat baik. Cuma yang harus mendapatkan perhatian, bahwa kualitas pendidikan di masing-masing sekolah itu sangat-sangat beragam.

“Oleh karena itu, pencanangan Digital School atau Smart Card atau inovasi-inovasi yang bersifat tekhnologi harus dimaknai dengan kontekstual. Maksudnya kontekstual harus sesuai dengan masing-masing Sekolah, jangan paksakan sekolah itu seragam, itu saja catatan dan harapan dari kami sebagai pelaku dibawah,” imbuhnya.

“Dan kami sebagai kepala SMPN 1 Sumenep sangat mendukung apa yang digagas tersebut. Itu sangat menjawab tantangan zaman era industri 4.0 yang mengajar anak-anak dengan talenta-talenta generasi Z, dan ini penting untuk dimaknai dengan bagus, harapan dan keinginan Dinas Pendidikan,” pungkasnya. ILY

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *