close

Dinas Ketapang Gandeng PT Asuransi Jasa Indonesia Medan ke Desa Melati II

oleh -

JURNALIS INDONESIA.ID, SERDANG BEDAGAI – Dinas Ketahanan Pangan dan Peternakan (Ketapang) Serdang Bedagai, Provinsi Sumatra Utara menggandeng PT Asuransi Jasa Indonesia Medan memberikan sosialisasi kepada pengusaha ternak, kelompok ternak/tani, ppl dan masyarakat Melati II, Kecamatan Perbaungan, Kabupaten Serdang Bedagai.

Sosialisasi asuransi usaha ternak sapi/kerbau (AUTSK) berlangsung di dalam Aula Kantor Desa Melati II. Rabu (24/4/19) pukul 09:00 Wib.

“Pemerintah desa dan seluruh masyarakat desa melati II mengucapkan terimakasih kepada bapak bupati dan bapak wakil bupati, kadis ketapang, kadis pertanian dan seluruh pihak yang telah memberikan kepercayaan serta menetapkan desa melati II menjadi kampung pangan serta pembinaan”, ucap Supardi, Kades Melati II.

Sementara itu, Kabid Peternakan Serdang Bedagai, Andarias Ginting dalam kata sambutannya mengatakan bahwa, pemeritah daerah sebagai jembatan untuk peternak agar tidak mendapatkan kesulitan lagi kedepannya dalam permodalan dan mengembangkan usaha peternakannya.

Program jasa asuransi untuk peternak sapi dan kerbau itu adalah salah satu upaya pemerintah membantu peternak di mana Negara telah mencanangkan swasembada daging. Di mana usaha ternak sapi sebagai peluang bisnis untuk mendongkrak pendapatan keuarga”, kata Andarias Ginting.

Kemudian, lanjut Andarias, keuntungan ikut bergabung sebagai pengusaha ternak, petani ternak, kelompok ternak jika selama ini hewan ternak mati, hilang kerugian bagi mereka, beda halnya jika bergabung dalam asuransi usaha ternak sapi ini, jika mengalami hal-hal tersebut dapat mengklaim ke asuransi tersebut.

Selanjutnya ternak sapi yang ada pada petani/peternak betina produktif yang berumur antara 6 bulan sampai 8 tahun telah di jamin oleh pemerintah dan asuransi.

“Di harapkan kepada seluruh petani/peternak yang ada agar dapat mendaftarkan ternak sapinya ke petugas/dinas ketapang Serdang Bedagai”, harap Andarias.

Disamping itu, pihak Asuransi Jasindo Medan Ny Lisa mengatakan bahwa, program yang di bawa oleh pihak asuransi usaha ternak sapi premi swadaya ada beberapa hal di antara lainnya:

Jenis pertanggungan Asuransi usaha ternak sapi/kerbau yaitu:

1 . Pelaku usaha ternak

2 . Kelompok tani sapi

3 . Koperasi ternak sapi

4 . Perusahaan peternakan sapi

Sementara untuk obyek asuransi, sapi jantan dan betina mulai umur 6 bulan sampai dari 8 tahun dan memiliki identitas yang jelas dan dinyatakan sehat oleh dokter hewan.

“Adapun resiko yang di jamin oleh asuransi di  antaranya, kematian sapi karena penyakit, kematian sapi karena kecelakaan dan melahirkan, kehilangan/kecurian”, ucap Ny Lisa

“Premi dari harga sapi yang di tanggung subsidi sebesar 80 persen dari nilai 2 persen premi”, Ny Lisa menambahkan.

Salah satu warga peternak menuturkan kepada jurnalisindonesia.id bahwa, sebagai pengusaha/peternak kami sangat senang dan bahagia di mana pemerintah daerah mau memperhatikan petani ternak dengan menggandeng pihak asuransi sebagai bapak angkat bagi peternak.

“Kelompok ternak dan pengusaha ternak yang mana selama ini kami bingung dalam memperkembang biakkan usaha ternak kami di mana sewaktu-waktu memerlukan suntikan dana, dengan adanya bapak angkat petani ternak sapi/kerbau tidak akan di pusingkan lagi dalam segala hal”, kata salah satu pengusaha ternak kepada jurnalisindonesia.id. JURLIS/TIM

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *