close

Diskominfo Sumenep Terus Berupaya Tingkatkan Promosi Wisata

oleh -
Kepala Diskominfo Sumenep Ferdiansyah Tetrajaya, SH, M.Si

JURNALIS INDONESIA.ID, SUMENEP – Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur terus berupaya dalam mempromosikan wisata yang ada di Sumenep untuk bisa sampai kepada masyarakat luas agar bisa meningkatkan daya tarik para wisatawan.

Kepala Diskominfo Sumenep Ferdiansyah Tetrajaya, SH, M.Si menyampaikan, sejak sekitar tahun 2017 pemerintah kabupaten Sumenep mencanangkan bahwa salah satu titik fokus itu di pariwisata.

“Maka dengan itu pula semua stakeholder semua OPD dilingkungan Pemkab Sumenep berupaya bagaimana pariwisata itu bisa menjadi andalan,” ucapnya saat ditemui dikantornya, Selasa (13/8/2019).

Ia mencontohkan, dengan adanya penerbangan, artinya Pemkab Sumenep membangun bandara dengan anggaran yang sedemikian besar bagaimana membuat bandara menjadi bandara yang komersial.

“Kemudian kita membuka kran bagaimana investor masuk. Seperti halnya investor-investor untuk hotel dan lainnya yang mendukung pariwisata itu,” jelasnya.

Menurutnya, salah satu stakeholder tersebut adalah Dinas Kominfo yang tentunya sesuai tugas dan fungsinya menjadi corong pemerintah agar pesan dari pengembangan pariwisata di Sumenep itu bisa sampai kepada masyarakat luas khususnya yang berada di luar dari kabupaten Sumenep.

“Dan itu menjadi peran Kominfo (Diskominfo Sumenep-red) yang tentunya sudah dilakukan melalui berbagai sarana seperti menggunakan dari media,” paparnya.

Termasuk menggunakan media sosial yang ada dan media-media lainnya untuk masuk bersama.

“Artinya secara bersama-sama menyampaikan pesan-pesan itu kepada treveller-treveller,” tambahnya.

Disamping itu, tentunya ketika kabupaten Sumenep mencanangkan untuk meningkatkan pariwisata tentunya ada event-event yang harus dilaksanakan yang masuk dalam agenda Visit Sumenep.

“Nah, event-event itu dilaksanakan kalau tidak dipublikasikan, tentunya tidak akan didengarkan oleh orang lain,” terangnya.

Melalui Diskominfo, lanjutnya, pesan-pesan tersebut bisa sampai kepada masyarakat luas di Indonesia maupun di luar.

“Dengan itu mereka mengetahui bahwa di Sumenep itu ada event-event yang menarik sehingga dari situ mereka akan tertarik,” terangnya.

Kemudia, misalnya seperti salah satu agenda visit kemarin ‘Batik On The Sea’ yang dikemas semenarik mungkin kemudian dipublikasikan baik pra atau pasca event.

“Di festival itu kan banyak pengunjung yang dari luar Sumenep, ada yang dari kabupaten Nnganjuk, Magetan dan lainnya serta ada juga yang dari wisatawan asing itu hadir disana. Hal tersebut menandakan pesan itu sampai,” jelasnya. ILY

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *