Dianggap Mirip dengan Penyakit Menular Seksual, Ini 3 Ciri Baru Cacar Monyet atau Monkeypox


gejala virus cacar monyet atau monkeypox baru -Alexandra_Koch-pixabay.com

JURNALIS INDONESIA – Terdapat gejala baru yang sebelumnya tidak dikenali dari pasien yang terjangkit Cacar Monyet (Monkeypox).

Masyarakat tak perlu panik namun tetap harus waspada. Meski cacar monyet belum dilaporkan di Indonesia, namun perkembangannya dari beberapa negara lain telah terjangkit ini bisa berkembang dan termasuk penyakit yang bisa menular.

Pada 20 Juli lalu, sudah tercatat laporan sebanyak 14.533 kasus dari total 75 negara di seluruh enam wilayah. 
(BACA JUGA:Cacar Monyet Sebagai Darurat Kesehatan Global, Begini Tanggapan Pakar FKH Unair)

Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) telah menetapkan Wabah cacar monyet sebagai keadaan darurat kesehatan global.

Hal ini disampaikan lewat keputusan Direktur Jenderalnya, Tedros Adhanom Ghebreyesus telah menetapkan status Public Health Emergency of International Concern atas wabah cacar monyet pada Sabtu 23 Juli 2022.  

Wabah yang pertama kali muncul di negara Republik Demokratik Kongo pada 1970 ini merupakan infeksi kulit yang ditandai dengan bitnik bernanah di kulit.

(BACA JUGA:Cegah Cacar Monyet Masuk ke Indonesia, Mentri Kesehatan: Monkeypox dapat Dihindari dengan Vaksinasi Smallpox)

Cacar monyet atau monkeypox bisa menyebabkan berbagai tanda dan gejala. Beberapa orang dapat memiliki gejala ringan, dan yang lain mungkin bisa mengalami gejala yang lebih berat dan memerlukan  perawatan fasilitas kesehatan.

Kini telah dikonfirmasi terdapat gejala klinis baru yang telah teridentifikasi, dan mirip dengan sifilis dan infeksi menular Seksual lainnya, dilansir dari bmj.o1845.

`
Kategori : Kesehatan