Kamis 28-10-2021,22:32 WIB

Ratusan Orang di Inggris Gelar Aksi Protes Undang-undang Kejahatan yang Baru


Reporter : Dipa
Editor : Dipa




JURNALIS INDONESIA - Ratusan pengunjuk rasa bergabung dengan pawai dan demonstrasi di seluruh Inggris sebagai bagian dari "aksi akhir pekan nasional" untuk melawan undang-undang baru yang diusulkan.

Melansir Aljazeera, undang-undang baru tersebut akan memberi polisi kekuatan ekstra untuk mengekang aksi protes.

RUU Polisi, Kejahatan, Hukuman dan Pengadilan akan memperkuat langkah-langkah yang dapat diambil petugas untuk membubarkan demonstrasi. 

(BACA JUGA:550 Korban Tewas Akibat Demo, Militer Myanmar Putus Sambungan Internet Pengguna)

Seperti memberlakukan batas waktu dan kebisingan. Hal itu, sangat dikhawatirkan para pegiat dan aktivis karena akan digunakan untuk mengekang perbedaan pendapat.

Sejak RUU itu dibawa ke parlemen bulan lalu, telah terjadi protes sporadis, terutama di Bristol, Inggris barat daya. 

Saat itu demonstrasi berubah menjadi kekerasan dengan petugas dan sebuah kantor polisi dibombardir dengan batu bata dan botol kaca serta kendaraan polisi dibakar.


Tags : #undang-undang #ruu #polisi #kill the bill #inggris #extinction rebellion #black lives matter
Kategori : Internasional