close

Sesuai Uji Lab, Dinsos Sumenep Nyatakan Dugaan Beras BPNT Berbahan Plastik Layak Dikonsumsi

oleh -
Kadinsos Sumenep, Moh Iksan bersama Kasatreskrim Polres Sumenep, AKP Oscar Stefanus Setjo saat mengungkapkan hasil uji lab dihadapan media

JURNALIS INDONESIA.ID, SUMENEP – Dinas Sosial (Dinsos) Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur, menyatakan bahwa sesuai hasil uji laboratorium dugaan beras berbahan plastik Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) yang diterima Keluarga Penerima Manfaat (KPM) layak dikonsumsi.

Dugaan beras BPNT berbahan plastik tersebut terjadi tepatnya di wilayah kepulauan Kangean, Desa Pajanangger, Kecamatan Arjasa Kabupaten Sumenep.

Kepala Dinas Sosial Kabupaten Sumenep, Moh Iksan mengungkapkan sesuai hasil uji laboratorium yang dilakukan terhadap contoh beras yang diduga mengandung bahan plastik.

Adapun hasilnya dinyatakan Mantan Kepala Bidang Pemuda dan Olahraga Dinas Pariwisata, Pemuda dan Olahraga (Disparbupora) Sumenep itu, beras tersebut aman untuk dikomsusi.

Baca juga: Polisi Selidiki Dugaan Beras Berbahan Plastik di Pulau Kangean Sumenep

“Hasilnya layak untuk dikonsumsi. Hal ini disimpulkan dari hasil uji problem plastik laboratoriom Saraswanti, uji identifikasi karakteristik contoh beras melalui Scaning Electone Mikroskop (SEM), uji kandungan Aplatoksin di PT Angler diakomlet,” jelasnya kepada wartawan, Jum’at (14/2/2020).

“Dan beras contoh itu tersebut masuk kategori klas mutu premeum sesuai Permentan nomor 31 tahun 2017,” terang Moh Iksan yang biasa dipanggil Iksan.

Lanjut Iksan, untuk beras yang masih ada di kantor atau balai desa dan yang ada di agen atau warung yang sudah ditunjuk. Kata Iksan, menyerahkan sepenuhnya kepada pihak tersebut diatas, apakah akan tetap memakai beras itu atau mau diganti.

“Silahkan untuk berkoordinasi kepada supplier yang ditunjuk, mau dilanjutkan atau mau diganti, karena beras itu sudah terbukti secara sah tidak mengandung plastik,” ungkapnya.

Iksan juga mengatakan, kedepan akan dilakukan sosialisasi kepada masyarakat atau KPM yang merasa resah akan adanya dugaan beras BPNT berbahan plastik tersebut.

Seperti sambung Iksan, di wilayah Kecamatan Arjasa Sumenep dengan mensosialisasikan contoh beras hasil tes uji laboratorium yang telah dilakukan.

“Segera akan kami melakukan sosialisasi dengan bersama Kapolres dan Kasatreskrim Polres Sumenep di Kecamatan Arjasa tersebut,” katanya.

Ditempat yang sama, Kasatreskrim Polres Sumenep, AKP Oscar Stefanus Setjo menyatakan, terkait dugaan beras BPNT berbahan plastik tersebut masih melakukan tahap penyidikan.

Kasatreskrim yang baru menjabat itu juga mengungkapkan, telah melakukan pengambilan sejumlah sampel beras yang diduga berbahan plastik.

“Kami sudah mengambil bebarapa sampel, apabila hasilnya sudah keluar, maka kami akan melakukan upaya hukum atas laporan dari pihak yang merasa dirugikan,” jelasnya. ILY

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *