close

Tingkatkan Jumlah Penerima AUTS, DKPP Sumenep Gencarkan Sosialisasi

oleh -
Sekretaris Dinas Ketahanan Pangan dan Peternakan Kabupaten Sumenep Khaeru Ahmadi

JURNALIS INDONESIA.ID, SUMENEP –  Tingkatkan jumlah penerima program Asuransi Untuk Ternak Sapi (AUTS), Dinas Ketahanan Pangan dan Peternakan (DKPP) Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur terus menggencarkan sosialisasi pada masyarakat di Sumenep akan pentingnya mengikuti program AUTS.

Khususnya program AUTS, para petani maupun peternak di wilayah kabupaten Sumenep masih banyak yang belum mengetahui, maka akan menjadi tantangan tersendiri bagi DKPP Sumenep bagaimana Asuransi Ternak Sapi agar bisa dipahami secara menyeluruh baik di daerah daratan dan kepulauan.

Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Peternakan Kabupaten Sumenep Ir Bambang Heriyanto M.Si melalui Sekretaris Dinas Khaeru Ahmadi mengatakan untuk mencapai itu akan terus dilakukan sosialisasi dan kerjasama dengan semua pihak.

“Diantaranya, petugas penyuluh lapangan, dan Insiminator yang tersebar di wilayah kabupaten Sumenep serta akan melibatkan para rekan media pers,” ucapnya saat ditemui kantornya, Selasa (13/8/2019).

Menurutnya, kedepan juga akan melibatkan para penyuluh dari Dinas Pertanian Tanaman Pangan, Holtikultura dan Perkebunan Sumenep agar turut membantu mensosialisasikan.

Lebih jauh dijelaskan, program AUTS itu merupakan program dari pusat sebagai bentuk perhatian dari pemerintah kepada para peternak dengan cara mengsubsidi premi asuransi Jasindo. Dimana dalam satu tahun para peternak sapi cukup membayar Rp 40.000 perekor, sedangkan sisanya sebesar Rp 160.000 telah disubsidi oleh pemerintah.

“Peternak itu cukup dengan membayar Rp 40.000 perekor sapi dan sudah mendapatkan fasilitas asuransi,” jelasnya.

Untuk besaran klaim, peternak mendapat ganti rugi sebesar sepuluh juta jika sapinya mati dan tujuh juta jika mengalami kehilangan.

“Tentunya semua juga disesuaikan dengan prosedur klaim asuransi,” terangnya.

Selain dari pada itu, pihaknya menginginkan di tahun 2019 ditargetkan ada 60 ekor sapi yang terdaftar pada program Asuransi Untuk Ternak Sapi.

“Sampai saat ini yang masih tercover hanya 18 ekor, dan 2 ekor telah diajukan klaimnya,” jelasnya.

Sebab, pihaknya menargetkan ada sebanyak minimal 60 ekor sapi agar terdaftar dan akan terus memaksimalkan mensosialisasikannya pada masyarakat di Sumenep.

“Kami targetkan untuk tahun 2019, minimal enam puluh ekor sapi akan terdaftar pada program asuransi untuk ternak sapi,” harapnya. ILY

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *