close

Wabup Labura Buka Festival Pesta Paduan Suara Gerejawi

oleh -

JURNALIS INDONESIA.ID, LABUHANBATU UTARA – Pemerintah Kabupaten Labuhanbatu Utara (Labura), melalui Lembaga Pengembangan Pesparani Daerah (LPPD) menggelar festival pesta paduan suara di Aula Dewi Syukur Kanopan pada Jum’at (15/11/2019).

Dalam sambutannya, wakil bupati Labuhanbatu Utara Drs. Dwi Prantara MM mengatakan Festival Pesparawi ini sudah kita awali, baru tahun ini kita laksanakan di Kabupaten Labura.

Selain itu Dwi juga sangat mengapresiasi atas terlaksanakan festival pesta paduan suara Gerejawi Labura Tahun 2019. Acara itu ditandau dengan  pemukulab Gong 5 kali oleh Dwi pertanda Pesparawi sah dibuka,  didampingi ketua LPPD, Ketua DPRD, Kemenag, Danramil dan Kapolsek Kualuh Hulu, ketua panitia dan ketua harian.

Sementara sambutan dari Ketua LPPD Kabupaten Labura Harold Hamonangan Sinaga. ST mengatakan, pelaksanaan Festival Pesta Paduan Suara Gerejawi, yang bertemakan Sungguh alangkah baik dan indahnya hidup dalam persaudaraan yang rukun (Mazmur 133:1) kita harapkan kerukunan umat beragama di Kabupaten Labura semakin rukun dan Damai, antar Umat beragama.

Sedangkan pimpinan Gereja Pdt. Anggiat Saut Manunullang, S.Th dalam sambutannya mengatakan,kiranya dengan diadakannya festival pesta paduan suara Gerejawi, merupakan pesta Gereja bukan mencari siapa yang menang dan yang kalah, tetapi untuk mempersatukan umat Kristen,ujar Saut.

Masih diacara yang sama Kepala Kantor Kemenag Kabupaten Labura, Agus Priadi S Ag. M.Si yang diwakili oleh Dr. Hasbin Pasaribu, mengatakan, kegiatan Pesparawi ini sebenarnya adalah merupakan kegiatan keagamaan, yang seharusnya anggaran Dananya dari kemenag, tetapi hingga saat ini kemenag pusat belum pernah mengucurkan dana sama kami, ujarnya,

Lanjutnya Pesparawi dilaksanakan oleh umat Nasrani, sedangkan MTQ dilaksanakan oleh umat muslim, kedua kegiatan ini harusnya didanai oleh kemenag, tetapi kemenang tidak memiliki anggaran,  sehingga kedua kegiatan ini di danai oleh Pemerintah Daerah Kabupaten Labuhanbatu Utara yang menggunakan anggaran Dana Bansos, ucap Kepala MTSn Aek Natas ini.

Selanjtnya Ketua panitia Tigor Pasaribu, S.KM mengucapkan terima kasih pada Pemkab Labura khususnya kepada bupati Kharuddin Syah SE yang telah memfasilitasi terselenggaranya kegiatan ini yg berjalan cukup baik dan ini juga berkat kerja sama seluruh panitia yang telah rela untuk bersama sama mengajak seluruh Umat Nasrani yg ada di 8 Kecamatan Labura, untuk ikut serta mengikuti dan mensukseskan kegiatan pesparawi.

“Terimakasih kepada seluruh peserta dan tamu undangan yang turut mensukseskan acara tersebut sehingga kehadiran tamu undangan melebihi yang kami perhitungkan, peserta dan tamu undangan sekitar 1500 orang ternyata hadir diperhitungkan sekitar 2500 orang yang terdiri di tiga lokasi yakni Aula Ahmad Dewi Syukur, GKPI dan GPdu Kampung Toba,” imbuhnya. JML

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *